30 Detik Penuh Ketegangan Dalam Perayaan

Paulpolos
Momen pernikahan. 

Jika disuruh memilih momen paling menegangkan selama 32 tahun hidup gua, maka apa yang terjadi pada Kamis, 7 Agustus 2025 adalah pilihannya. Di pagi menjelang siang saat itu sepenggal janji terucap dari mulut gua untuk melanjutkan hidup bersama seorang wanita yang istimewa.

Ijab kabul terucap dalam hitungan detik di Masjid Ramlie Musofa, tapi ketegangannya tercipta berjam-jam bahkan berhari-hari sebelum hari itu. Ia menetap hingga perayaan hari itu selesai.

Wanita teristimewa yang menjadi pendamping gua ialah Rahma. Kami menikah dengan acara yang begitu sederhana. Hanya prosesi ijab kabul di Masjid Ramlie Musofa dengan disaksikan keluarga dan teman-teman.

Pernikahan sederhana ini adalah impian gua. Sejak dulu saat membayangkan sebuah pernikahan, maka konsep sederhana itulah yang akan muncul. Alasan utamanya, gua ga pengin ribet, dipajang berjam-jam sampai jadi pusat perhatian. Saya "laki-laki pemalu".

Paulpolos
Momen pernikahan.

Berungtunya gua mendapatkan kekasih kaya Rahma. Dia bisa terima rencana itu. Padahal biasanya orang Padang kalau acara pernikahan itu pasti besar-besaran. Tapi kali ini berbeda jauh. Orang tua gua dan Rahma juga mau berbesar hati menggelar pernikahan anaknya dengan sederhana.

Sebenarnya ini bukan satu-satunya konsep pernikahan yang kami rencanakan. Kami sempat juga melirik konsep intimate wedding dan sejenisnya, tapi setelah dipertimbangkan, biaya, kapasitas, dan sebagainya, akhirnya kami kembali ke konsep awal.

Konsep pernikahan ini sederhana: masjid didekor secukupnya untuk akad dan sebagai tanda ada acara, kemudian akad berlangsung, lalu foto-foto dengan tamu yang datang. Mereka yang hadir diberikan suvenir dan nasi kotak. Di acara kami, suvenir berbentuk tas bekal, jadi nasi kotaknya bisa masuk dalam tas itu. Ini ide ibu gua.

Acara berlangsung singkat. Sekitar 2 jam semua sudah selesai termasuk foto-foto. Gua dan Rahma kemudian menjalani hidup di level yang berbeda.

Mereka Hadir

Paulpolos
Momen pernikahan.

Menikah di hari kerja tanpa sebuah acara besar, konsekuensinya adalah tidak banyak tamu yang bisa diundang. Keterbatasan ruang dan waktu membuat yang dapat diundang juga sedikit.

Gua bersyukur ternyata banyak teman gua yang mau meluangkan waktunya untuk hadir di acara itu. Beberapa mengambil izin untuk datang terlambat ke tempat kerjanya. Ada juga yang rela memakai cuti untuk ikut merayakan hari bahagia gua.

Mulai dari saudara, sepupu, teman semasa SMP, masa kuliah hingga rekan kerja yang sampai mengusahan pinjam mobil kantor untuk datang ke acara gua di Utara. Kalian luar biasa. Terharu gua melihat kehadiran kalian.

Paulpolos
Momen pernikahan.

Terima kasih juga untuk yang mengusahakan tetap hadir di acara makan-makan di rumah Rahma. Iya, seusai acara di masjid. Mulai dari siang hingga malam, mertua gua melakukan open house di rumahnya. Untuk mengakomodir tetangga maupun teman-teman gua yang ga bisa hadir saat akad nikah. Nyokap gua juga melakukan hal yang sama: mengundang teman-temannya untuk makan bersama di rumah. Sebuah perayaan kecil untuk nikmat yang besar.

Jangan bayangkan acara open house itu layaknya resepsi di rumah-rumah. Ini hanya sekadar makan-makan untuk tamu yang datang. Mungkin mirip dengan tamu yang silaturahmi saat lebaran.

Jadi tetap tidak ada pelaminan. Tidak ada pengantin yang dipajang. Tidak ada juga acara hingar bingar.

Keputusan Menikah

Paulpolos
Momen pernikahan.

Gua dan Rahma tidak lama menjalin hubungan asmara. Oktober 2023 kami mulai berkomunikasi intens usai dikenalkan oleh rekan kerja kami. Gua dan Rahma bekerja di perusahaa yang sama. Lalu pada Desember di tahun yang sama kami bersepakat untuk berpacaran. 

Satu tahun menjalin asmara, beragam cerita terjalin. Mulai dari bahagia, amarah, hingga hal-hal yang membuat sedih kami rasakan. Ada kalanya hubungan terasa diujung jalan. Namun, entah mengapa seakan kami menemukan jalan penghubungnya sehingga kisah langkah kami terus bersama.

Rahma adalah perempuan yang selalu muncul dalam doa gua. Setiap kali kami bertengkar, doa gua cuma satu, 'kalau memang jodoh tolong dekatka dan kasih jalan untuk berbaikan. Jika tidak jodoh, maka berikan jalan keluar'. Gua pun selalu menemukan jalan untuk berbaikan.

Paulpolos
Momen pernikahan.

Rahma yang keras dan gua yang gengsian bisa sama-sama nurunin ego.

Bersama Rahma, gua merasa dibutuhkan. Gua pun merasa diperhatikan. Mungkin memang beginilah jodoh.

Maka itu, pada 7 Agustus 2025, gua mantap untuk mengucapkan sepenggal janji untuk menjadi teman hidup wanita teristimewa, si tuan putri Rahma.

Pernikahan gua kini sudah satu tahun, gua berharap ini akan terus bergulir hingga tahun-tahun yang tidak bisa dihitung.

Dan gua ga akan berhenti untuk selalu berusaha membuatnya bahagia. Seperti yang pernah gua bilang ke Rahma sejak awal kami menjalin kasih untuk sebuah kisah:

"Aku tak bisa menjanjikan surga atau bahagia untuk selamanya, tapi percayalah aku akan selalu mengusahakannya."

Tinggalkan Komentar

Dilarang mempromosikan situs judi, situs porno dan tindak pidana lainnya. Komentarlah dengan etika tanpa melanggar UU ITE.

Previous Post Next Post